Posted by: jalanjalankepantai on: 1 April 2010
Serang,30/3 (ANTARA) -Laorenc Ellis Sute Liffe, 76, kewarganegaraan Inggris yang saat ini tinggal di Kenya, Afrika
Timur, tewas saat melakukan wisata di Pulau Burung, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Wisatawan asing ini, tewas diduga terjatuh saat sedang asik bermain di sekitar pulau yang terletak di Teluk Banten, sebelah utara Kota Serang, Provinsi Banten, kemarin.
Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun, , peristiwa ini terjadi saat korban melakukan kunjungan wisata bersama istrinya AN Rose Marry dan dua orang temanya bernama Jonatan Bernady dan Audrena Merylaw yang juga berkewarganegaraan Inggris.
Ke empat wisatwan itu, berangkat dari Jakarta menuju Banten pada pukul 09.00 wib bersama seorang pemandu wisata yang bernama Taupan Ahmad Masruri, 44, warga Kampung Maja Barat RT.02/13, Desa Sukaratu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, dengan sebuah mobil travel dengan nomor polisi B1889 QJ yang dikendarai oleh Agus.
Sebelum menuju pulau burung, mereka terlebih dahulu datang ke Kampung Karang Mulya, Desa Banten, Kecamatan Kasemen dan menyewa kapal Mayang Sari milik nelayan, untuk digunakan ke Pulau Burung.
Namun,setelahkapal tersebut datang ke Pulau Burung, kapal milik nelayan tersebut tidak bisa sandar.
Akhirnya,para wisatwan asing dan seorang pemandu itu, kemudian kembali mencari sampan untuk bisa sampai di daratan pulau burung yang terdapat lebih dari 14 ribu ekor dari 108 jenis. Setelah sampai di pulau itu, Laorenc Ellis Sute Liffe tiba – tiba terjatuh dan langsung tewas seketika.
Kapolsek Kasemen AKP Edi Haidir mengatakan, dari hasil pemeriksaan kematian korban diduga karena serangan jantung saat sedang asik menikmati pulau tersebut. “Jadi dia meninggal saat sedang jalan – jalan di pulau itu,” katanya.
Kata Edi Haidir, peristiwa itu diketahui olehnya berawal dari laporan nahkoda kapal Mayang Sari bernama, Yanto, Desa Karang Serang, Kaseman, yang menyatakan wisatawan yang dibawanya ke pulau burung salah satunya meninggal.
Setelah adanya laporan tersebut, kemudian polisi langsung menuju TKP dan melakukan penyelidiakan dilanjutkan. Setelah itu, polisi kemudian langsung membawa korban ke RSUD Serang untuk di lakukan visum.
Kepala Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKFM) RSUD Serang, Budi Suhendar belum melakukan otopsi. Sebab, dirinya masih menunggu surat perintah dari Polres Serang. “Dari hasil visum sementara terdapat luka di kepala bagian depan,” kata Budi Suhendar.(LLJ)
tanggapan