Posted by: jalanjalankepantai on: 5 Maret 2010
|
||||
|
||||
| Wagub didampingi oleh para pejabat di lingkungan Pemprov Banten, Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) PT Krakatau Steel Dadang Danusiri, Sosiolog Universitas Indonesia (UI) Imam Prasodjo, Asda II Pemkab Lebak Robert Chandra, dan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Keluarga Berencana Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Lebak Adjibulwhatoni. Menurut Masduki, kunjungan kerjanya terkait dengan rencana pembuatan Imah Pangubaran (rumah untuk berobat) warga Baduy di Kampung Ciboleger. Selain itu, dia juga ingin mengetahui secara dekat berbagai hal tentang masyarakat adat Baduy. Masduki menambahkan, pihaknya mendukung rencana pembuatan Imah Pangubaran yang digagas Yayasan Nurani Dunia. Pasalnya, akses pelayanan kesehatan bagi warga Baduy saat ini masih terbatas, hal itu karena keengganan masyarakat adat berobat ke puskesmas. “Imah Pangubaran ini merupakan konsep yang luar biasa, bangunannya disesuaikan dengan arsitektur Baduy. Hal itu dilakukan agar mereka nyaman dan serasa berada di perkampungannya,” kata Masduki, Rabu (3/3). Di lokasi sekira 1 hektar itu, ungkapnya, akan dibangun wisma atau tempat peristirahatan bagi warga Baduy dan tempat pusat informasi Baduy. Jika ada wisatawan yang datang, mereka akan dapat fasilitas informasi lengkap tentang Baduy di tempat itu. “Anggaran yang ada untuk membangun imah pangubaran sekira Rp 90 juta hasil bantuan dari PT KS. Insya Allah kekurangannya akan digotong bersama Pemprov Banten, Pemkab Lebak, Yayasan Nurani Dunia, dan iuran masyarakat adat Baduy,” paparnya. Wagub juga berkesempatan berdialog dengan warga Baduy, terkait dengan rencana pembangunan Imah Pangubaran. (mg-05) oleh: |
||||
tanggapan